Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Sunday, 25 January 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Cegah Stunting, Program MBG Disosialisasikan DPR RI di Kabupaten Bogor

by Nanda
27 October 2025
in Umum

Bogor, Jawa Barat — Pemerintah terus mengakselerasi upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program berskala nasional ini kembali disosialisasikan oleh DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) kepada masyarakat di Kabupaten Bogor, sebagai langkah strategis mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Sosialisasi berlangsung di Cibinong, Sabtu (25/10), dengan menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat, pakar gizi BGN Ikeu Tanziha, serta ratusan warga yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

BacaJuga

Perempuan Inspiratif Cirebon, Rinna Suryanti Raih Person of The Year 2025

Program MBG Terus Diperkuat, Tomohon Jadi Contoh Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Agama

189 Perjalanan KA Siap Layani Penumpang Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Dalam pemaparannya, Achmad Ru’yat menekankan bahwa pencegahan masalah gizi tidak hanya fokus pada kualitas asupan makanan, tetapi juga kesiapan mental dan ekonomi keluarga, terutama bagi ibu hamil.

“Masalah gizi sering kali berawal dari ketidaksiapan ibu secara psikologis. MBG hadir untuk membantu pemenuhan gizi, meringankan beban keluarga, sekaligus menjaga kesehatan mental ibu dan anak. Ketika keduanya sehat, maka SDM unggul akan terbentuk,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG memiliki dasar hukum yang kuat, yakni UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Perpres Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.

“Ini bukan hanya program untuk menyejahterakan rakyat, tapi juga memiliki nilai ibadah. Memberikan makan yang sehat dan layak adalah amal yang berpahala besar,” tambahnya.

Sementara itu, pakar gizi BGN Ikeu Tanziha menjelaskan bahwa pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak usia sekolah merupakan kunci dalam menekan stunting serta menghasilkan SDM yang berdaya saing.

“Anak kekurangan gizi sejak dalam kandungan dapat mengalami stunting dan kesulitan bersaing di masa depan. Presiden menegaskan setiap anak Indonesia harus memiliki akses terhadap makanan bergizi. MBG adalah upaya nyata mewujudkan Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menekan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas SDM.

Kegiatan sosialisasi ditutup dengan ajakan untuk memperkuat dukungan publik agar pelaksanaan MBG semakin efektif dan memberikan dampak yang luas bagi kesejahteraan masyarakat.**

Tags: BogorMBG
Previous Post

Program MBG di Blitar Diharapkan Dorong Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

Program Makan Bergizi di Karawang Dorong Generasi Sehat dan Ekonomi Lokal Tumbuh

Next Post

Program Makan Bergizi di Karawang Dorong Generasi Sehat dan Ekonomi Lokal Tumbuh

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Duta Kota Cirebon Bidik Medali Emas pada Open Karate Championship All Students di Unsoed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG di Manokwari Tak Hanya Perbaiki Gizi, tapi Juga Gerakkan Ekonomi Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BGN dan DPR Dorong Program Makan Bergizi Gratis Jadi Gerakan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Gaya Hidup Mewah Diduga Anak Pejabat Polri Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id