Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Sunday, 25 January 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Gizi Bukan Sekadar Makanan, tapi Fondasi Peradaban Bangsa

by Nanda
21 October 2025
in Umum

Mandailing Natal, Sumatera Utara  — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke berbagai daerah sebagai langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional. Namun, keberhasilan program ini membutuhkan kerjasama lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, swasta, hingga masyarakat.

Sosialisasi MBG di Sumatera Utara kali ini digelar di Gedung Serbaguna Desa Kampung Baru, Kabupaten Mandailing Natal, pada Jumat (17/10). Kegiatan ini diinisiasi oleh DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan dihadiri ratusan masyarakat serta tokoh daerah.

BacaJuga

Perempuan Inspiratif Cirebon, Rinna Suryanti Raih Person of The Year 2025

Program MBG Terus Diperkuat, Tomohon Jadi Contoh Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Agama

189 Perjalanan KA Siap Layani Penumpang Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPR RI Sihar Sitorus menegaskan bahwa pembahasan soal gizi bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menyangkut masa depan bangsa.

“Hari ini kita berbicara tentang gizi, namun sesungguhnya kita sedang membahas masa depan. Gizi bukan sekadar angka di timbangan, melainkan fondasi kecerdasan, produktivitas, dan daya saing daerah,” ujar Sihar Sitorus.

Ia juga menyoroti potensi alam Mandailing Natal yang kaya dan subur. Menurutnya, daerah ini bisa menjadi contoh daerah penggerak dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung pelaksanaan MBG.

“Keberhasilan MBG sangat bergantung pada sinergi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat. Semua pihak perlu bersama-sama mengubah perilaku konsumsi serta menjaga pola hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Tatik Herlia, menjelaskan bahwa program MBG merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk menjawab tantangan gizi dan ketimpangan akses pangan di Indonesia.

“Masalah gizi dan ketimpangan pangan menjadi dasar hadirnya program ini. MBG penting karena dimulai dari anak-anak, mereka adalah penerus masa depan bangsa,” ujarnya.

Tatik menambahkan, upaya menjaga keberlanjutan gizi anak tidak berhenti hanya pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat.

“Sisanya adalah tanggung jawab kita bersama demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” tegasnya.

Program MBG sendiri dinilai sebagai langkah besar menuju bangsa yang sehat dan berdaya saing. Meski implementasinya masih berproses, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar program ini semakin tertata, meluas, dan bersinergi.

Sosialisasi MBG di Mandailing Natal menegaskan semangat kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat dalam membangun kesadaran gizi serta memperkuat pondasi Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, kuat, dan cerdas.**

Previous Post

MBG Jadi Momentum Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Atasi Stunting

Next Post

Kolaborasi DPR RI dan BGN, Program MBG Perkuat Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

Next Post

Kolaborasi DPR RI dan BGN, Program MBG Perkuat Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Duta Kota Cirebon Bidik Medali Emas pada Open Karate Championship All Students di Unsoed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG di Manokwari Tak Hanya Perbaiki Gizi, tapi Juga Gerakkan Ekonomi Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BGN dan DPR Dorong Program Makan Bergizi Gratis Jadi Gerakan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Gaya Hidup Mewah Diduga Anak Pejabat Polri Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id