Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Saturday, 24 January 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Cegah Stunting Lewat UMKM: BGN Perluas Pelatihan MBG di Sumatera Utara

by Nanda
20 November 2025
in Umum

Medan, Sumatera Utara – Direktorat Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional kembali memperkuat peran UMKM dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kelompok Masyarakat di Hotel Grand Antares Medan. Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, 17–19 November 2025, dan diikuti oleh 200 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi PPM BGN di berbagai daerah untuk memperluas wawasan pengusaha kecil dan menengah terkait pentingnya kapasitas usaha dalam menyuplai pangan sehat dan bergizi bagi keberhasilan program MBG.

BacaJuga

Perempuan Inspiratif Cirebon, Rinna Suryanti Raih Person of The Year 2025

Program MBG Terus Diperkuat, Tomohon Jadi Contoh Kolaborasi Pemerintah dan Tokoh Agama

189 Perjalanan KA Siap Layani Penumpang Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Pelatihan ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli BGN Ody Warsyah, serta narasumber dari LPK Bimekas Reka Utama: Nanang Suryanto, Achmad Fauzi, dan Sarif Muslim, bersama seluruh peserta UMKM yang bergerak di bidang pangan seperti UMKM Dapur Dinara, produsen keripik tempe sehat, hingga UMKM kuliner Jidah.

Dalam pemaparannya, Ody Warsyah menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama dalam rantai pasok makanan bergizi untuk MBG.

“UMKM adalah mitra penting dalam keberhasilan MBG. Peningkatan kapasitas usaha diharapkan mampu mendorong program ini berjalan lebih optimal,” jelas Ody Warsyah.

Sementara itu, Nanang Suryanto menyampaikan bahwa kemitraan adalah strategi penting dalam memperkuat usaha. Menurutnya, kemitraan harus dibangun dengan kesepakatan resmi yang mengatur ruang lingkup kerja, hak-kewajiban, hingga masa berlaku kerja sama.

“Kemitraan yang terencana dan dievaluasi secara berkala akan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, sekaligus mendukung kelancaran Program MBG di seluruh daerah,” ungkap Nanang

Menurutnya, pelaku UMKM perlu menyiapkan sistem administrasi keuangan, baik manual maupun digital, agar pengawasan terhadap arus kas dan stok dapat dilakukan secara real-time. Selanjutnya, pelaku usaha harus menyusun rencana keuangan komprehensif yang mencakup rencana belanja, proyeksi pendapatan, dan penentuan kas kecil.

Selain meningkatkan kapasitas UMKM, Program MBG juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah stunting dan gizi buruk, sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

Ke depan, BGN berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi serupa di berbagai daerah sebagai upaya memperluas partisipasi UMKM dan masyarakat demi kesuksesan implementasi MBG secara nasional.**

Previous Post

Cegah Stunting, DPR RI Tekankan Pentingnya Program MBG untuk Anak dan Kelompok Rentan

Next Post

Lampung Mantapkan Sosialisasi MBG: Gizi Seimbang untuk Generasi Emas 2045

Next Post

Lampung Mantapkan Sosialisasi MBG: Gizi Seimbang untuk Generasi Emas 2045

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Duta Kota Cirebon Bidik Medali Emas pada Open Karate Championship All Students di Unsoed

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG di Manokwari Tak Hanya Perbaiki Gizi, tapi Juga Gerakkan Ekonomi Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BGN dan DPR Dorong Program Makan Bergizi Gratis Jadi Gerakan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Gaya Hidup Mewah Diduga Anak Pejabat Polri Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id