Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Thursday, 2 April 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Hampir Sentuh Rp 1 Juta, Orangtua Keluhkan Biaya Study Tour SMPN 11 Ke Yogya

by Nanda
14 January 2020
in Umum

CIREBON disinilah.id
Sejumlah orang tua siswa SMP Negeri 11 Kota Cirebon sempat mengeluhkan tmahalnya biaya study tour ke Yogyakarta yang mencapai hampir Rp 1 juta. Karena khawatir anak mereka menemui kendala jika tidak ikut, orangtua pun akhirnya nerelakan saja dan membayar biaya yang sudah dipatok oleh pihak sekolah.

Orangtua siswa sebenarnya keberatan, karena biaya itu jauh lebih mahal dibanding sekolah lain yang juga melakukan perjalanan wisata ke Yogyakarta. “Sekolah lain bisa 700 ribuan, tapi koq di sekolah anak kami ini hampir sejuta,” kata salah satu orangtua siswa.

BacaJuga

Grage Group Gelar Syudulimar ke-23, Doa Bersama dan Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Wilayah Cirebon

Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Tekan Stunting di Karangasem

Sosialisasi MBG di Cipayung, DPR RI Ajak Warga Dukung Program Gizi Nasional

Dari informasi yang diperoleh, perjalanan study tour (wisata) SMP Negeri 11 dan diikuti ratusan peserta didik itu dilakukan selama tiga hari (14-16 Januari 2020) dan menginap satu malam di salah satu hotel.

Sedangkan tempat yang dituju pada kegiatan itu yakni Pantai Sudranan, Goa Pindul, Lava Tour Merapi, Candi Prambanan dan Museum Dirgantara.

Sementara itu Kepala SMPN 11 Kota Cirebon, Hamid, ketika dikonfirmasi melalui jaringan whatsApp (WA) terkait adanya keluhan dati kegiatan itu, hanya menjelaskan bahwa study tour itu tidak wajib. Dan terkait persoalan keuangannya kata Hamid bisa dilakukan klarifikasi.

Hamid pun mengungkapkan, jika tidak semua siswa membayar sesuai dengan yang ditentukan yakni Rp 980 ribu. Bahkan Hamid pun ssebelumnya sudah memerintahkan kepada para wali kelas untuk mendata siswa-siswa yang ingin study tour tetapi tidak cukup biaya.

“Maka kami pun akan memberikan dispensasi,” tegasya melalui chat WA, Selasa (14/1/2020) malam.

Hanya saja, Hamid tidak bisa menjawab ketika ditanya soal jumlah siswa yang mengikuti dalam kegiatan itu. Pun ketika ditanya apakah kegiatan itu menggunakan pihak ketiga (Event Organizer) ayau tidak, Hamid tidak menjawabnya.(dms)***

Previous Post

Bentrok Dua Geng Di Cirebon, Satu Tewas dan Satu Kritis

Next Post

YANU Berbagi Kebahagiaan, Boyong 50 Anak Yatim Cirebon Rayakan Imlek di Jakarta

Next Post

YANU Berbagi Kebahagiaan, Boyong 50 Anak Yatim Cirebon Rayakan Imlek di Jakarta

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Cegah Stunting, Program MBG Disosialisasikan DPR RI di Kabupaten Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Perkuat Ekonomi dan Gizi Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG di Bekasi: Perkuat Kesehatan, Ciptakan Lapangan Kerja, dan Dukung Indonesia Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Romy Romaya: Program MBG Butuh Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Tekan Stunting dan Buka Lapangan Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id