Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Monday, 13 July 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Kejati Jabar Selamatkan Keuangan Negara Sebesar Rp 3,2 Triliun

by Nanda
22 September 2021
in Umum

 

BANDUNG, disinilah.id
Hingga September tahun ini, sebanyak Rp 3,2 Triliun uang negara kembali diselamatkan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Itu merupakan bentuk kinerja yang dilakukan oleh pihak Kejati Jabar dalam menerapkan tupoksi sebagai aparatur negara.

BacaJuga

Kolaborasi Aldi Taher dan Reyharp Sukses Hidupkan Panggung Localfest 2026

Hadiri Pelantikan HMI ITB, Herman Khaeron Ingatkan Pentingnya NDP dan Solusi untuk Bangsa

Aspirasi Cipayung Plus dan BEM Cirebon Raya Resmi Diteruskan ke DPR RI

Triliunan dana itu merupakan hasil pendampingan perkara bantuan hukum litigasi mewakili PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC) terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melalui Jaksa Pengacara Negara yang dipimpin oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jabar Wahyudi, SH.,MH mewakili perkara gugatan yang diajukan oleh para pihak kepada PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC) di Pengadilan pada jalur yang dilewati proyek tersebut.

Pada umumnya pihak yang mengajukan gugatan adalah perusahaan-perusahaan maupun pribadi yang lahannya terimbas dari proyek tersebut dengan permintaan ganti rugi yang tidak sesuai dengan appraisal yang telah ditetapkan maupun status tanah yang ternyata fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Sepanjang tahun 2018 sampai dengan 2021 Kejaksaan Tinggi Jawa Barat mewakili PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC).

Pada Tahun 2018 sebanyak delapan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 2,11 Triliun. Kemudian, Tahun 2019 sebanyak empat perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 758,76 Miliar.

Selanjutnya, pada Tahun 2020 sebanyak sembilan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 338,17 Miliar.

Sementara, Tahun 2021 sebanyak tiga perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 27,44 Miliar.

“Prestasi dan pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan Kejaksaan untuk mempercepat dan mensukseskan pelaksanaan pembangunan Kereta Cepat Jakarta- Bandung maupun proyek-proyek nasional lainnya di Provinsi Jawa Barat” Kata Kajati Jawa Barat Dr. Asep N. Mulyana. (Dms)

Previous Post

Dewan Minta Maksimalkan Potensi Pemuda dan Pembinaan Atlet

Next Post

Dewan Sepakati akan Bahas dan Susun Lima Raperda dari Pemkot Cirebon

Next Post

Dewan Sepakati akan Bahas dan Susun Lima Raperda dari Pemkot Cirebon

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Viral! Gaya Hidup Mewah Diduga Anak Pejabat Polri Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirjen Imigrasi Apresiasi Inovasi Kanim Cirebon dengan “Paspor Masuk Desa”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Minta Masyarakat Meningkatkan Kewaspadaan Jelang Masuknya Musim Penghujan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prilly Latuconsina & Andy Garcia Ungkap Alasan Jatuh Hati pada HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold7 & Flip7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi MBG di Kabupaten Bogor Soroti Gizi Seimbang dan Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id