Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk memastikan anak-anak usia sekolah memperoleh asupan gizi seimbang setiap hari. Program ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta meningkatkan daya tahan tubuh sebagai fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Pemerataan pelaksanaan program di seluruh wilayah Jakarta dinilai penting untuk memperkuat kualitas generasi penerus bangsa secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis yang digelar oleh Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Aula Masjid Jami’ Ni’matul Ittihad, Jakarta Selatan, Senin (9/3).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama, yang lebih dikenal sebagai Uya Kuya, bersama perwakilan BGN Muhammad Iqbal Salim, serta ratusan warga yang mengikuti kegiatan sosialisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Uya Kuya menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“MBG adalah upaya strategis pemerintah untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu diperlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” ujar Uya Kuya.
Selain berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat, Program MBG juga dinilai mampu mendorong penguatan ekonomi daerah.
Program ini memanfaatkan bahan pangan lokal serta melibatkan berbagai pihak seperti petani, nelayan, hingga pelaku usaha makanan dan minuman dalam rantai pasok penyediaan bahan makanan.
Melalui sistem pengelolaan yang terstruktur serta dukungan arsitektur digital untuk pengawasan penggunaan anggaran, program MBG diharapkan dapat memastikan distribusi gizi yang tepat sasaran.
Di sisi lain, program ini juga berpotensi menciptakan pasar baru bagi produk pangan lokal sekaligus membuka lapangan kerja di berbagai daerah.
Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi upaya penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga berperan dalam memperkuat ketahanan pangan lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha di daerah.**



