Depok, Jawa Barat – Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus dilakukan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq saat menggelar kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja pada Senin (16/3) di Gedung Serbaguna U2M Center, Cipayung, Kota Depok.
Dalam kegiatan tersebut, Ranny Fahd Arafiq menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang telah berjalan sejak awal tahun 2025. Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang guna mendukung tumbuh kembang mereka.
“Program makan bergizi gratis merupakan salah satu program andalan pemerintah agar anak-anak sebagai penerima manfaat mendapatkan gizi yang cukup dan seimbang. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.
Menurut Ranny, manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada peningkatan perekonomian di tingkat lokal.
Ia menjelaskan bahwa setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar, sehingga turut membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Setiap dapur SPPG dapat mempekerjakan masyarakat sekitar. Jika jumlah dapur bertambah, maka peluang kerja yang tercipta juga akan semakin luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ranny Fahd Arafiq menambahkan bahwa program MBG juga mendorong keterlibatan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok bahan pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.**



