Manokwari, Papua Barat – Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Manokwari ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren, yang menegaskan komitmennya untuk mendukung sekaligus mengawal pelaksanaan program tersebut di daerah pemilihannya.
Dalam sambutannya, Obet menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat yang bertugas di Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, dirinya memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik.
“Saya berkewajiban untuk mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini agar benar-benar berjalan dengan baik. Program ini harus dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita di Manokwari dan Papua Barat pada umumnya,” ujar Obet saat sosialisasi program MBG di RM Buk Isti Andai, Rabu (4/3).
Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada perencanaan di tingkat pusat, tetapi juga pada pelaksanaan teknis di lapangan.
Menurutnya, keberadaan dapur penyedia makanan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perlu mendapatkan perhatian, pembinaan, serta pengawasan secara berkelanjutan agar seluruh proses berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
“Jika dapur-dapur yang sudah berdiri masih memerlukan pendampingan, maka itu harus menjadi perhatian bersama. Kita harus memastikan semua pihak yang terlibat memahami dan menjalankan standar yang ada, sehingga kualitas makanan dan pelayanan tetap terjaga,” tegasnya.
Di akhir kegiatan sosialisasi, Obet Rumbruren mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaksana program, hingga masyarakat, untuk bersinergi dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.
“Kita harus bahu-membahu menyukseskan program ini. Tujuan besarnya adalah melahirkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas. Jika anak-anak kita hari ini terpenuhi gizinya dengan baik, maka kita sedang menyiapkan masa depan bangsa yang lebih cerah,” pungkasnya.**



