Bekasi, Jawa Barat — Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, menegaskan pentingnya membangun pola konsumsi sehat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi MBG di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pabayuran, Sabtu (18/4).
Dalam pemaparannya, Obon menekankan bahwa pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak, merupakan langkah mendasar yang harus menjadi perhatian bersama. Ia menyebut, kebiasaan makan sehat tidak dapat dibentuk secara instan, melainkan perlu ditanamkan sejak usia dini.
“Pola makan sehat perlu dibangun sejak dini, karena hal tersebut akan membentuk kebiasaan yang berpengaruh sepanjang kehidupan anak,” ujarnya.
Menurut Obon, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyoroti bahwa persoalan stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Karena itu, program MBG dihadirkan sebagai langkah preventif yang diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan masyarakat.
“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak harus saling mendukung agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Obon menyampaikan bahwa Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan gizi masyarakat, termasuk memastikan program MBG dapat menjangkau wilayah dengan keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat semakin meningkat. Dengan demikian, Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat nyata dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.**



