Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Saturday, 13 June 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Bentrok Petani Tebu di Indramayu, Hero Persoalkan Pendekatan PT RNI

by Nanda
6 October 2021
in Umum

 

INDRAMAYU disinilah.id
Insiden bentrokan yang menewaskan dua petani penggarap tebu di Indramayu menimbulkan keprihatinan mendalam. Reaksi pun muncul dari berbagai kalangan, bahkan anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron secara tegas mempersoalkan cara pendekatan yang dilakukan PT RNI dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

BacaJuga

Kasus Dugaan Pemerasan Keluarga Tersangka, Bripda RA Terbukti Langgar Kode Etik Polri

Tuntut Keadilan, Ribuan Warga Dijadwalkan Hadiri Istighosah Akbar Save Bundae Isun di Pengadilan Negeri Sumber

MBG di Bali Dorong Kesehatan Masyarakat dan Perkuat Ekonomi Lokal

“Direksi RNI tidak pernah mendudukan persoalan ini dengan baik, bahkan selalu dengan cara-cara pendekatan aparat,” katanya seraya mengajak Agar mendudukan sengketa lahan itu dengan musyawarah dan mengedepankan kebersamaan.

Lelaki yang akrab disapa Kang Hero inipun tak lupa menyampaikan rasa belasungkawanya atas meninggalnya dua petani penggarap disana.

Diungkapkan Hero, konflik di kawasan HGU PT. RNI (persero) ini telah lama berlangsung dan beberapa kali dirinya memfasilitasi pertemuan dengan kementrian kehutanan sebagai pemilik lahan dan PT RNI (Persero) sebagai pemilik HGU kebun tebu ini, namun sayangnya tidak pernah selesai.

“Saya meyakini, jika RNI serius menangani konflik pertanahan ini, dapat selesai secara baik dan dibangun sinergi saling menguntungkan antara BUMN dan Warga sekitar. Nasi sudah jadi bubur, saat ini telah menelan korban jiwa, dan jika tidak diselesaikan secara komprehensif akan terus terjadi konflik yang berkepanjangan, dan merugikan harmonisasi antar warga,” Tegasnya.

Kang Hero pun berharap polisi dapat menegakan hukum seadil-adilnya, memproses yang menyebabkan terjadinya 2 warga meninggal, dan membebaskan warga yang tidak bersalah. Aparat kepolisian tidak perlu represif, tegakan saja hukum seadil-adilnya.
.
Sementara terkait dengan saudara Taryadi, sambungnya, salah seorang pimpinan FKamis dan juga anggota DPRD dari demokrat, dia yakin tidak terlibat bentrokan, dan saya tahu sejak menjabat kepala desa dulu, aktif membela warga.

“Beberapa kali saya memfasilitasi pertemuan dengan para pejabat negara terkait dengan kawasan hutan di selatan indramayu, Taryadi selalu menyampaikan bahwa sejarahnya kawasan itu adalah kawasan hutan, dan warga berkeinginan mengembalikannya menjadi kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan masyarakat, karena kehadiran RNI di kawasan itu tidak kunjung memberi kesejahteraan bagi warga sekitar HGU,” Pungkasnya.(rls/dms).

Previous Post

Empat Jalan Rawan Penumpukan Sampah, DLH Kota Cirebon Luncurkan OPS

Next Post

Diingatkan Soal Kebocoran di PDAM, Walikota Sambut Baik Saran Pansus DPRD

Next Post

Diingatkan Soal Kebocoran di PDAM, Walikota Sambut Baik Saran Pansus DPRD

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Sosialisasi MBG di Cianjur, DPR RI Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan penyebaran COVID-19, Satlantas Polres Cirebon Kota Gelar Polantas Tangguh dan Rapid Test Antigen Secara Random.

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan BI Cirebon Vaksin RibuanTenaga Jasa Keuangan, Jasa Pembayaran serta Masyarakat Ciayumajakuning

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Peduli, Polres Majalengka Bagikan Ratusan Paket Sembako

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi MBG di Cipayung, DPR RI Ajak Warga Dukung Program Gizi Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id