Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Monday, 27 April 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

DPR RI Dorong Program Makan Bergizi Gratis untuk Atasi Gizi Buruk di Sulteng

by Nanda
28 October 2025
in Umum

Banggai, Sulawesi Tengah (28/10) — Upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi anak bangsa terus berlanjut melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menyelenggarakan sosialisasi di Hotel Swiss-Bell, Luwuk, Kabupaten Banggai, pada Sabtu (25/10). Acara turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, Anggota DPRD Banggai Rahmawati, serta Koordinator SPPI Wilayah Banggai Laut Ariyanto L. Ramimu.

Dalam paparannya, Nihayatul Wafiroh menekankan bahwa MBG bukan sekadar distribusi makanan gratis, namun langkah strategis dalam menghadirkan pemerataan gizi dan memastikan generasi masa depan Indonesia berkembang optimal.

BacaJuga

Sosialisasi MBG di Bogor, Masyarakat Didorong Aktif Dukung Program Nasional

Sosialisasi MBG: Pemerintah dan Warga Harus Bersinergi, Pengawasan Diperketat

DPR RI Dorong Kebiasaan Makan Sehat Sejak Dini Lewat Program MBG

“Generasi unggul tidak lahir dari perut yang lapar. MBG adalah investasi masa depan bangsa, melibatkan masyarakat lokal, hingga membuka lapangan pekerjaan baru,” ujar Nihayatul.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini harus ditopang kolaborasi lintas sektor — pemerintah daerah, sekolah, hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Keberhasilan MBG dapat dilihat dari senyum anak-anak yang kini belajar tanpa rasa lapar,” tambahnya.

Dari sisi daerah, Rahmawati M menyoroti urgensi program ini untuk mengatasi kondisi gizi yang masih menjadi tantangan di wilayah Banggai.

“Transparansi dan keberlanjutan menjadi kunci. Anak sehat, bangsa kuat, masa depan hebat,” ucapnya.

Sementara itu, Ariyanto L. Ramimu menjelaskan bahwa MBG menjangkau berbagai kelompok rentan, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah-wilayah dengan akses terbatas.

“Kami telah membentuk 104 SPPG di seluruh Sulawesi Tengah. Program ini juga memberdayakan UMKM, petani lokal, dan menggerakkan ekonomi daerah melalui pemanfaatan bahan pangan lokal,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat Sulawesi Tengah semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta mendukung upaya bersama mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.**

Tags: MBGSulawesi
Previous Post

MBG Bengkulu Jadi Langkah Strategis Menuju Indonesia Emas 2045

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Gizi Masyarakat dan Ekonomi Lokal Hulu Sungai Utara

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Gizi Masyarakat dan Ekonomi Lokal Hulu Sungai Utara

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Sinergi Kejaksaan dan PD Pembangunan Menyelamatkan Asset Senilai Rp 23,6 Miliar Menuai Apresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Cirebon Kawal Nasib PPPK Paruh Waktu, Soroti Gaji dan Kepastian Kontrak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinilai Berhasil, Edial Sanif Kembali Nahkodai IDI Kota Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PTUN Bandung Kabulkan Gugatan Sembilan Perangkat Desa Gebang Kulon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Obet Rembruren Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Manokwari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id