Surabaya, Jawa Timur – Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja pemerintah digelar di Hall B Asrama Haji Surabaya, Selasa (3/3). Sosialisasi tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya pemenuhan gizi masyarakat sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Arzeti menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi strategis jangka panjang untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, mitra kerja, tokoh masyarakat, hingga keluarga sebagai garda terdepan dalam pengasuhan anak.
“Program ini harus dijalankan dengan niat baik, kolaborasi, dan rasa tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak kita,” ujar Arzeti.
Ia menekankan bahwa anak-anak merupakan fokus utama pembangunan nasional. Generasi saat ini memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak Indonesia
mendapatkan asupan gizi yang memadai agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun intelektual.
Dalam kesempatan tersebut, Arzeti juga mengapresiasi komitmen pemerintah yang menjadikan pemenuhan gizi sebagai bagian penting dari kebijakan kesehatan nasional.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas kesehatan dan kesejahteraan.
“Kegiatan sosialisasi ini menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan sekaligus memastikan implementasi kebijakan berjalan dengan baik di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arzeti memaparkan tiga pilar utama dalam pelaksanaan Program MBG, yakni kualitas makanan yang memenuhi standar gizi, pengkondisian lapangan agar distribusi berjalan tepat sasaran, serta kesesuaian standar operasional dengan regulasi yang berlaku.
Ia menambahkan bahwa pengawasan dan evaluasi berkelanjutan menjadi kunci penting agar program tetap terjaga kualitas serta keamanannya.
Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak-anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, balita, hingga lansia. Dengan pendekatan yang komprehensif, program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menutup sambutannya, Arzeti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung percepatan pelaksanaan program dengan tata kelola yang baik serta semangat kebersamaan.
“Program ini harus segera dijalankan demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat secara fisik dan cerdas dalam berpikir,” pungkasnya.**



