Sukabumi, Jawa Barat – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI digelar di Hotel & Restoran Augusta Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/3). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya program MBG sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Saerahman, serta Tenaga Konsultan Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional (BGN) Hizbullah Yusuf.
Dalam sambutannya, Zainul Munasichin menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang memiliki dampak luas, tidak hanya pada sektor kesehatan tetapi juga pada perekonomian masyarakat.
Menurutnya, program ini bertujuan memastikan anak-anak peserta didik mendapatkan asupan gizi yang cukup sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bertujuan memastikan anak-anak peserta didik memiliki kecukupan gizi ketika berangkat ke sekolah. Anak-anak yang berangkat ke sekolah dengan kondisi perut kosong tentu tidak dapat menerima pelajaran secara maksimal,” ujar Zainul.
Ia menjelaskan bahwa selain meningkatkan kualitas gizi anak, program tersebut juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Hal ini terlihat dari meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk dapur-dapur MBG yang beroperasi di berbagai daerah, seperti beras, telur, sayuran, buah, serta sumber protein lainnya.
“Tujuan kedua dari program ini adalah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Jika kebutuhan bahan baku tersebut dapat dipenuhi oleh masyarakat sekitar, maka program ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Zainul juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam pelaksanaan program MBG, tetapi turut terlibat dalam rantai pasok bahan pangan bagi dapur-dapur MBG.
Menurutnya, peluang ekonomi dari program ini sangat besar apabila dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha lokal, koperasi, BUMDes, maupun pelaku UMKM.
“Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton atau pengkritik saja, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem rantai pasok bahan baku dapur MBG,” tegasnya.
Selain itu, program MBG juga dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan berbagai pihak di tingkat lokal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami manfaat serta tujuan Program Makan Bergizi Gratis secara lebih luas dan turut berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Program MBG diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan.**


