Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Wednesday, 15 April 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Terkait Tewasnya 4 Teknisi di Dalam Septic Tank, Mamo; CSB Punya IPAL Gak Sih ?

by Nanda
2 May 2024
in Umum

CIREBON disinilah.id – Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di area Cirebon Super Blok (CSB) kini mulai dipertanyakan, apakah sudah memenuhi standarisasi atau tidak. Hal ini terkait dengan tewasnya 4 karyawan bagian teknisi di dalam septic tank.

Sekjen Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara (FLHBN) yang juga Panglima Laskar Macan Ali, Prabu Dias mempertanyakan apakah CSB menyediakan sistem penanganan limbah yang sesuai dengan standarisasi. “CSB itu punya IPAL (instalasi Pengolahan Air Limbah, red) gak sih?,” tanya Dias.

BacaJuga

Rinna Suryanti: Pembongkaran Jembatan Kuno Bisa Langgar UU Cagar Budaya

Sidang Pengelolaan GTC di PN Sumber Memanas, Saksi Fakta Tergugat Tak Disumpah

Sidang PTUN Bandung Ungkap Dugaan Sabotase Absensi oleh Kuwu Kalianyar untuk Pecat Perangkat Desa

Jika ternyata CSB tidak memenuhi standar penanganan limbah yang benar, maka itu dikategorikan pelanggaran. Bahkan bisa mengarah pada kejahatan jika eksesnya berdampak buruk terhadap lingkungan.

Prabu Dias bahkan menegaskan, tewasnya empat karyawan bagian teknisi yang terjebak di dalam septic tank, bukan karena kelalaian pekerja, menurutnya itu murni keteledoran pihak manajemen CSB. Karenanya dia mendorong pihak kepolisian untuk serius mengusut kasus tersebut dan memeriksa semua jajaran manajemen CSB.

“Saat para korban diangkat dari dalam septic tank, kondisi mereka tanpa menggunakan perlengkapan khusus, tidak menggunakan masker, tanpa sarung tangan serta pakaian khusus. Ini jelas keteledoran manajemen,” tegas Prabu Dias.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Cirebon AKP Anggi Eko Prasetyo ketika dikonfirmasi menjelasjan jika pihak masih mendalami kasus tersebut. Anggi juga mengaku sudah memanggil pihak manajemen dan pihak lainnya untuk dimintai keterangan.

Anggi menjelaskan, pihaknya bersama tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon sudah melakukan uji lab terhadap cairan yang berada di lokasi kejadian. “Hasil Lab-nya belum keluar, kita tunggu aja,” Katanya.

Anggi juga menjelaskan tim penyidik sejauh ini belum bisa melangkah sebelum mengetahui kepastian penyebab kematian para korban.***

Previous Post

Istri Pertama Laporkan Istri Siri ke Polisi Dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Next Post

DPRD dan Pemkot Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD Tahun 2024

Next Post

DPRD dan Pemkot Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD Tahun 2024

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • Felly Estelita Ajak Masyarakat Dukung Program MBG di Sulawesi Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Makan Bergizi Gratis Diharapkan Tekan Stunting di Karangasem

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Program MBG di Depok Tegaskan Komitmen Pemerintah Ciptakan Generasi Sehat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plh Sekda : One Day With Citizen Merupakan Bentuk Komunikasi dan Sinergitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi MBG di Cianjur, DPR RI Dorong Pengawasan Kualitas Gizi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id