Advertisement
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
Monday, 22 June 2026
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Umum

Sosialisasi MBG di NTB, Fokus Tekan Stunting dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan

by Nanda
19 April 2026
in Umum

Lombok Barat — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di Redwood Futsal, Desa Dasan Griya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (18/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan gizi sejak dini.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, H. M. Muazzim Akbar, Kasubag Tata Usaha KPPG Denpasar (wilayah Bali, NTB, NTT) Putu Diah Ernitasari, serta Camat Lingsar Marzuki. Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

BacaJuga

Aspirasi Cipayung Plus dan BEM Cirebon Raya Resmi Diteruskan ke DPR RI

Dugaan Korupsi Dana BOS Kabupaten Cirebon Dilaporkan ke Kejati Jabar, FORMASI Ungkap Temuan Rp6,9 Miliar

Kasus Dugaan Pemerasan Keluarga Tersangka, Bripda RA Terbukti Langgar Kode Etik Polri

Dalam pemaparannya, Muazzim Akbar menegaskan bahwa Program MBG merupakan kebijakan prioritas nasional yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Program ini menyasar kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Urusan makan bukan hanya soal kenyang, tetapi kualitas gizi yang menentukan kualitas pikiran, tindakan, dan masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Hal ini karena program tersebut melibatkan pelaku UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasok pangan.

“Program ini tidak hanya menurunkan stunting dan meningkatkan prestasi belajar, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi kerakyatan secara nyata,” lanjutnya.

Program MBG hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan gizi nasional, seperti stunting dan anemia. Dengan pendekatan terintegrasi, program ini juga mengutamakan pemanfaatan sumber daya lokal dalam penyediaan menu makanan.

Setiap sajian dalam program MBG dirancang tidak hanya memenuhi standar gizi nasional, tetapi juga disesuaikan dengan potensi serta budaya lokal, sehingga lebih mudah diterima masyarakat sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah pun optimistis program ini dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.**

Tags: LombokMBG
Previous Post

Program MBG Dorong Kesehatan dan Ekonomi Lokal di Bali

Next Post

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Keberhasilan MBG di Banten

Next Post

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Keberhasilan MBG di Banten

 

Extrabed.id
Extrabed.id

BERITA POPULER

  • MBG di Denpasar Tekankan Peran Keluarga dalam Bangun Kebiasaan Makan Sehat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG Diharapkan Tingkatkan Kesehatan dan Kualitas SDM di Bekasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menuju Indonesia Emas 2045, MBG Perkuat Fondasi Kesehatan Generasi Muda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Sulawesi Utara, Fokus pada Gizi Anak dan Ibu Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program MBG Dinilai Jadi Langkah Strategis Cegah Stunting dan Dorong Ekonomi Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2025 - disinilah.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • POLITIK
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • UMUM

© 2023 - disinilah.id