OGAN KOMERING ILIR — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Suka Mulya, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sabtu (2/5).
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan.
“Program ini adalah wujud perhatian pemerintah untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, mendapatkan gizi yang cukup agar tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Irma menekankan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pelaksanaan di lapangan, tetapi juga pada pengawasan yang ketat dan berkelanjutan.
“Pengawasan menjadi kunci. Jika ada pelaksana yang tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan, tentu harus dievaluasi dan ditindak tegas. Ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” tegasnya.
Selain peningkatan gizi, program MBG juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber bahan pangan.
“Program ini harus memberikan efek ganda, tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan produk lokal,” tambahnya.
Program MBG sendiri dirancang sebagai program strategis nasional yang mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas gizi, dukungan pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat—termasuk orang tua, guru, dan tokoh setempat—diajak untuk berperan aktif dalam memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Keberhasilan program ini adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga pelaksanaannya agar transparan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Irma.**



