LANGKAT — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat sebagai langkah memperkuat pemahaman pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan. Kegiatan kali ini digelar di Lapangan Sekolah Yaspen, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Selasa (5/5/2026).
Sosialisasi program strategis nasional tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Sitepu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), unsur pemerintah daerah, serta ratusan warga yang antusias mengikuti kegiatan.
Dalam sambutannya, Delia menegaskan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani bersama. Ia menyoroti masih ditemukannya kasus stunting dan anemia pada anak-anak maupun remaja yang berpotensi menghambat kualitas generasi masa depan.
“Kita semua memahami bahwa gizi adalah fondasi masa depan bangsa. Anak-anak hari ini adalah calon pemimpin dan penggerak pembangunan Indonesia di masa mendatang. Namun kenyataannya, masalah gizi masih menjadi tantangan besar yang harus kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Menurut Delia, Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan makanan, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat untuk mendapatkan gizi yang layak.
“Program ini bukan hanya memberikan makanan gratis, tetapi merupakan komitmen pemerintah agar setiap anak Indonesia dapat tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pemenuhan gizi menjadi investasi penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor utama kemajuan bangsa di masa depan.
“Anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi pemimpin yang tangguh di masa depan. Karena itu, investasi terbesar bangsa bukan hanya pembangunan fisik, tetapi pembangunan kualitas manusianya,” katanya.
Delia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menyukseskan program MBG, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga keluarga.
“Keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Orang tua memiliki peran penting membangun kebiasaan makan sehat, sementara sekolah dan guru menjadi bagian penting dalam mendukung implementasinya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi sekaligus ikut berperan aktif mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.**



