TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja digelar di kawasan Pantai Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Senin (2/3). Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Mariana, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), serta unsur pemerintah daerah setempat.
Dalam sambutannya, Mariana menjelaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup sebelum memulai aktivitas belajar di sekolah.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan belajar anak.
“Program MBG ini memiliki tujuan sederhana namun berdampak besar, yaitu memastikan anak-anak berangkat ke sekolah dalam kondisi kenyang dan siap mengikuti proses belajar. Anak yang datang ke sekolah dengan perut kosong tentu akan kesulitan berkonsentrasi, sementara ketika kebutuhan gizinya terpenuhi, semangat dan fokus belajar mereka akan meningkat,” ujar Mariana.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas belajar siswa, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Selain itu, keberadaan dapur penyedia makanan bergizi dalam program tersebut juga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Bahan pangan yang digunakan pun diharapkan berasal dari produksi lokal sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan generasi bangsa. Ketika anak-anak sehat dan mendapatkan gizi yang cukup, maka kita sedang menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan rakyat, Mariana juga menekankan pentingnya pengawasan bersama dalam pelaksanaan program MBG.
Ia mengakui bahwa sebagai program yang masih relatif baru, pelaksanaan MBG masih membutuhkan evaluasi serta penyempurnaan di berbagai daerah.
“Kita tentu belajar dari berbagai dinamika yang ada di lapangan. Karena itu saya mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk turut melakukan pengawasan. Jika terdapat hal yang kurang sesuai, segera laporkan melalui mekanisme yang tersedia agar dapat segera diperbaiki,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami secara lebih menyeluruh mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Kegiatan yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, serta perwakilan orang tua siswa tersebut berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen DPR RI untuk terus mengawal implementasi program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan oleh masyarakat.**
.



